Cara Mengonversi Xlsb ke Tiff

Cara Mengonversi File Xlsb menjadi Gambar Tiff

Sheetize menyediakan API sederhana dan berkinerja tinggi yang memungkinkan Anda mengubah buku kerja Excel biner (.xlsb) menjadi gambar TIFF berkualitas tinggi. Ini sangat cocok untuk menghasilkan pratinjau yang dapat dicetak, mengarsipkan spreadsheet sebagai gambar lossless, atau menyisipkan snapshot buku kerja ke dalam dokumen tanpa menampilkan data asli.

Mengapa Menggunakan Sheetize untuk Konversi Xlsb‑ke‑Tiff?

  • Kualitas penuh – mempertahankan format sel, warna, diagram, dan gambar yang disisipkan.
  • Raster lossless – TIFF menyimpan setiap piksel, menjadikannya sempurna untuk arsip dan output siap cetak.
  • Cepat & skalabel – berbasis .NET, berjalan di Windows, macOS, dan Linux tanpa memerlukan Office terinstal.
  • Resolusi & kompresi yang dapat disesuaikan – pilih DPI dan metode kompresi (LZW, Deflate, dll.).

Memulai

Tambahkan paket Sheetize.ImageConverter ke proyek .NET Anda (via NuGet) dan panggil metode ImageConverter.Process.

Contoh Kode C#

using Sheetize;

var loadOptions = new LoadOptions
{
    // Path ke file Xlsb sumber
    InputFile = @"D:\Reports\AnnualReport.xlsb"
};

var saveOptions = new ImageSaveOptions
{
    // File output yang diinginkan – ekstensi .tiff memilih format TIFF
    OutputFile = @"D:\Images\AnnualReport.tiff",

    // Opsional: mengatur resolusi gambar (DPI)
    HorizontalResolution = 300,
    VerticalResolution = 300,

    // Opsional: kompresi TIFF (misalnya, Lzw, Deflate, None)
    Compression = "Lzw"
};

ImageConverter.Process(loadOptions, saveOptions);

Potongan kode ini memuat AnnualReport.xlsb dan menulis AnnualReport.tiff dengan DPI serta kompresi lossless yang ditentukan.

Opsi Utama untuk Output TIFF

  • HorizontalResolution / VerticalResolution – menentukan DPI; nilai yang lebih tinggi menghasilkan gambar cetak yang lebih tajam.
  • Compression – pilih algoritma kompatibel TIFF (Lzw, Deflate, None) untuk menyeimbangkan ukuran file dan kualitas.
  • ColorDepth – secara opsional atur bits per pixel (mis. 24‑bit RGB atau 32‑bit RGBA) untuk reproduksi warna yang lebih kaya.

Praktik Terbaik

  1. Gunakan 300 DPI atau lebih tinggi untuk dokumen yang akan dicetak; 150 DPI biasanya cukup untuk tampilan di layar.
  2. Pilih kompresi LZW untuk menjaga ukuran file tetap kecil sambil mempertahankan kualitas lossless.
  3. Jika buku kerja berisi diagram besar atau gambar beresolusi tinggi, tingkatkan DPI atau kedalaman warna untuk menghindari pixelation.
  4. Verifikasi TIFF yang dihasilkan menggunakan penampil atau editor gambar (mis. Adobe Photoshop, GIMP) sebelum mendistribusikannya.
 Indonesia